RSS

Kerjakan! bukan dibayangkan

01 Nov

Salam…
Pada artikel yang pertama ini, saya ingin berbagi sebuah cerita yang saya alami ketika mengajar matematika. Setiap guru yang mengajar matematika pasti pernah menemukan anak yang motivasi belajar matematikanya rendah. Dengan berbagai alasan para siswa membuat benteng dalam pemikirannya bahwa matematika itu sulit.  Alasan tersebut membuat para siswa semakin malas dan takut belajar matematika.

Ketika saya mengajar di sebuah kelas, saya bertemu dengan seorang anak yang tidak suka matematika.Di awal pertemuan saya tidak langsung memberi materi tapi terlebih dahulu saya buka pemahaman mereka tentang matematika dan mengubah matematika menjadi sesuatu yang menyenangkan sehingga tidak lagi takut belajar matematika.

Pertemuan-pertemuan berikutnya berjalan normal. Para siswa belajar dengan semangat. Ketika masuk materi yang lumayan rumit, mulai terlihat kebingungan di wajah mereka dan saya pun berulang kali menerangkan materi supaya mereka paham. Wajah mereka pun semakin bingung ketika saya berikan soal yang agak panjang. Konsentrasipun langsung buyar. Seorang siswa pun berkata:

Siswa : Pa, kalo soal seperti itu kami pasti tidak bisa mengerjakan! terlalu sulit

Saya pun tersenyum mendengar ucapan siswa itu.

Saya : Kenapa sulit? kan teorinya sudah di kasih, contoh soal pun sudah banyak di berikan

Siswa: Tapi kan itu soalnya ga sama dengan contoh soal pa, soalnya panjang dan rumit.

Para siswa lain pun mengiyakan.

Saya : Oke, soal nya emang panjang dan terlihat rumit, tapi kalian sudah mencoba mengerjakannya?

Siswa : belum pa…

Saya : Nah itu dia kelemahannya, kalian hanya melihat dan membayangkanya lalu membuat kesimpulan soal itu sulit. Coba dulu! Jangan hanya di bayangkan!

Para siswa pun terdiam, kemudian mereka mulai mencoba mengerjakan soal yang di berikan. Dan buktinya, sebagian besar siswa dapat menyelesaikannya.

Dari cerita tersebut dapat kita ambil kesimpulan, ketika menemukan soal matematika, jangan dulu bilang sulit dan rumit, tapi ambil ballpoint dan kertas, kemudian coba kerjakan. Karena dengan mengerjakannya kita bakal tahu dimana letak kesulitan soal tersebut. Jika memang soal tersebut tidak bisa di selesaikan, coba buka referensi lain yang berhubungan. Sehingga dari satu soalpun bisa jadi banyak buku yang kita baca. Dan secara tidak sadar, pengetahuan kita bertambah.

So, Kerjakan! Bukan hanya dibayangkan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 1, 2011 in Motivasi

 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: